Rabu, 07 November 2012

SK dan KD Seni Budaya Lengkap ( Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari, Seni Teater


Mata Pelajaran Seni Budaya untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA)
A.  Latar Belakang
Muatan seni budaya sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia  Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan tidak hanya terdapat dalam satu mata pelajaran karena budaya itu sendiri meliputi segala aspek kehidupan.  Dalam mata pelajaran Seni Budaya, aspek budaya tidak dibahas secara tersendiri tetapi terintegrasi dengan seni.  Karena itu, mata pelajaran Seni Budaya pada dasarnya merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya.
Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan diberikan  di sekolah karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik, yang terletak pada pemberian pengalaman estetik dalam bentuk kegiatan berekspresi/berkreasi dan berapresiasi  melalui pendekatan: “belajar dengan seni,” “belajar melalui seni” dan “belajar tentang seni.” Peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain. 
Pendidikan Seni Budaya memiliki sifat multilingual, multidimensional, dan multikultural.  Multilingual bermakna pengembangan kemampuan mengekspresikan diri secara kreatif dengan berbagai cara dan media seperti bahasa rupa, bunyi, gerak, peran dan berbagai perpaduannya.  Multidimensional bermakna pengembangan beragam kompetensi meliputi konsepsi (pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi), apresiasi, dan  kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur estetika, logika, kinestetika, dan etika. Sifat multikultural mengandung makna pendidikan seni menumbuhkembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap beragam budaya Nusantara dan mancanegara.  Hal ini merupakan wujud pembentukan sikap demokratis yang memungkinkan seseorang hidup secara beradab serta toleran dalam masyarakat dan budaya yang majemuk.
Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan memiliki peranan dalam pembentukan pribadi peserta didik yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan anak dalam mencapai multikecerdasan  yang terdiri atas kecerdasan intrapersonal,  interpersonal, visual spasial, musikal, linguistik, logik matematik, naturalis serta kecerdasan adversitas, kecerdasan kreativitas, kecerdasan spiritual dan moral, dan kecerdasan emosional. 
Bidang seni rupa, musik, tari, dan teater memiliki kekhasan tersendiri sesuai dengan kaidah keilmuan masing-masing.  Dalam pendidikan seni budaya, aktivitas berkesenian harus menampung kekhasan tersebut yang tertuang dalam pemberian pengalaman mengembangkan konsepsi, apresiasi, dan kreasi.  Semua ini diperoleh melalui upaya eksplorasi elemen, prinsip, proses, dan teknik berkarya dalam konteks budaya masyarakat yang beragam.


B.  Tujuan
Mata pelajaran Seni Budaya bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1.  Memahami konsep dan pentingnya seni budaya
2.  Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya
3.  Menampilkan kreativitas melalui seni budaya
4.  Menampilkan peran serta dalam seni budaya dalam tingkat lokal, regional, maupun global.

C.  Ruang Lingkup
Mata pelajaran Seni Budaya meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
  1. Seni rupa, mencakup keterampilan dalam menghasilkan karya seni rupa murni dan terapan
  2. Seni musik, mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal, memainkan alat musik, berkarya dan apresiasi karya musik
  3. Seni tari, mencakup keterampilan gerak berdasarkan eksplorasi gerak tubuh dengan dan tanpa rangsangan bunyi, berkarya dan apresiasi terhadap gerak tari
  4. Seni teater, mencakup keterampilan olah tubuh, olah pikir, dan olah suara yang  pementasannya memadukan unsur seni musik, seni tari dan seni peran.

Di antara keempat bidang seni yang ditawarkan, minimal diajarkan satu bidang seni sesuai dengan kemampuan sumberdaya manusia serta fasilitas yang tersedia. Pada sekolah yang mampu menyelenggarakan pembelajaran lebih dari satu bidang seni, peserta didik diberi kesempatan untuk memilih bidang seni yang akan diikutinya.   




D. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Kelas X,  Semester 1

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Seni Rupa

1.
Mengapresiasi karya seni rupa
1.1
Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik  dalam karya seni rupa terapan daerah setempat


1.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap  keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan daerah setempat

2.
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
2.1


2.2
Merancang karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat
Membuat karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat

Seni Musik

3.
Mengapresiasi karya seni musik
3.1
Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik tradisional  dalam konteks budaya masyarakat setempat


3.2
Mengungkapkan pengalaman musikal dari hasil pengamatan terhadap pertunjukan  musik tradisional setempat.
.

3.3
Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal  yang didapatkan melalui pertunjukan musik tradisional setempat

4.
Mengekspresikan diri melalui karya  seni musik
4.1
Mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir lagu dengan beragam  teknik, media, dan materi musik/lagu tradisional daerah setempat



4.2
Menampilkan lagu yang telah diaransir di kelas

Seni Tari

5.
Mengapresiasi karya seni tari
5.1
Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari Nusantara dalam konteks  budaya masyarakat daerah setempat


5.2
Mengidentifikasi keunikan gerak, kostum, iringan tari Nusantara dalam konteks  budaya masyarakat daerah setempat dalam bentuk tari tunggal

6.
Mengekspresikan diri melalui karya seni tari
6.1
Mengidentifikasi gagasan untuk disusun  ke dalam tari kreasi Nusantara daerah setempat dalam bentuk tari tunggal


6.2
Menampilkan seni tari kreasi Nusantara daerah setempat dalam bentuk tari tunggal

Seni Teater

7.
Mengapresiasi karya seni teater
7.1
Mendeskripsikan perkembangan teater tradisional daerah setempat dalam konteks  budaya masyarakat


7.2
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater tradisional daerah setempat


7.3
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater tradisional daerah setempat








Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
8.
Mengekspresikan diri melalui seni teater
8.1

8.2

8.3
Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara
Merancang pergelaran teater tradisional daerah setempat
Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater



Keterangan:
Seni rupa terapan: Seni rupa yang memiliki fungsi praktis,  meliputi disain dan seni kriya.


 Kelas X, Semester 2

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Seni Rupa

9.
Mengapresiasi karya seni rupa
9.1
Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik  dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara


9.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap  keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara

10.
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
10.1

Merancang karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara


10.2

Membuat karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara


10.3

Menyiapkan karya seni rupa buatan sendiri untuk pameran di kelas atau di sekolah


10.4
Menata karya seni rupa buatan sendiri dalam bentuk pameran di kelas atau di sekolah

Seni Musik

11.
Mengapresiasi karya seni musik
11.1
Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik  non tradisional  dalam konteks budaya masyarakat setempat


11.2
Mengungkapkan pengalaman musikal dari hasil pengamatan terhadap pertunjukan  musik  non tradisional setempat


11.3
Menunjukkan nilai-nilai musikal  dari hasil pengalaman musikal  yang didapatkan melalui pertunjukan musik non tradisional setempat

12.
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
12.1
Mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir lagu dengan beragam  teknik, media, dan materi musik  non tradisional setempat


12.2
Menyiapkan pertunjukan musik tradisional dan  non tradisional di kelas


12.3
Menggelar pertunjukan musik tradisional dan  non tradisional di sekolah

Seni Tari

13.
Mengapresiasi karya seni tari
13.1
Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari Nusantara daerah setempat dalam konteks  budaya masyarakat daerah setempat


13.2
Mengidentifikasi keunikan gerak, kostum, iringan tari Nusantara daerah setempat yang berpasangan/ kelompok dalam konteks  budaya masyarakat daerah setempat

14.
Mengekspesikan diri melalui karya  seni tari
14.1
Mengidentifikasi gagasan untuk disusun  ke dalam tari kreasi daerah setempat dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/ kelompok


14.2
Menampilkan  seni tari kelompok/
berpasangan berdasarkan tari Nusantara daerah setempat


14.3
Menyiapkan pertunjukan karya seni  tari kreasi dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/ kelompok di kelas atau sekolah


14.4
Menggelar pertunjukan karya seni  tari kreasi dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/ kelompok di kelas atau sekolah
Teater

15.
Mengapresiasi karya seni teater
15.1
Mendeskripsikan perkembangan teater non tradisional daerah setempat dalam konteks  budaya masyarakat


15.2
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater non tradisional daerah setempat


15.3
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater non  tradisional daerah setempat

16.
Mengekspresikan diri melalui karya  seni teater
16.1

Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara


16.2
Merancang pergelaran karya seni teater kreatif yang dikembangkan dari seni teater tradisional daerah setempat


16.3
Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater


16.4
Menyiapkan pertunjukan  teater tradisional daerah setempat dan  teater kreatif yang dikembangkan dari seni teater tradisional daerah setempat


16.5
Menggelar pertunjukan  teater tradisional daerah setempat dan  teater kreatif yang dikembangkan dari seni teater tradisional daerah setempat








Kelas XI, Semester 1

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Seni Rupa (IPS, Bahasa)
1.
Mengapresiasi karya seni kriya
1.1
Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik  dalam karya seni kriya di wilayah Nusantara


1.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap  keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni kriya di wilayah Nusantara

2.
Mengekspresikan diri melalui karya seni kriya
2.1

Merancang karya seni kriya dengan memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara


2.2
Membuat karya seni kriya dengan memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara


2.3
Menyiapkan karya seni kriya buatan sendiri untuk pameran di kelas atau di sekolah


2.4
Menata karya seni kriya buatan sendiri dalam bentuk pameran di kelas atau di sekolah

Seni Rupa (IPA)

1.
Mengapresiasi karya seni rupa
1.1
Mengidentifikasi gagasan, teknik, dan bahan dalam karya seni rupa terapan Nusantara


1.2
Menampilkan sikap apresiatif atas keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan Nusantara

2.
Membuat karya seni rupa
2.1
Menggambar teknik/mistar


2.2
Merancang karya seni kriya dengan mempertimbangkan fungsi dan corak seni rupa terapan Nusantara


2.3
Membuat karya seni kriya dengan mempertimbangkan fungsi dan corak seni rupa terapan Nusantara
Seni Musik

3.
Mengapresiasi karya seni musik
3.1
Mengidentifikasi makna dan peranan musik tradisional Nusantara dalam konteks kehidupan budaya masyarakat


3.2
Menunjukkan nilai-nilai dari pengalaman musikal yang terkandung pada musik tradisional Nusantara

4.
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
4.1
Mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir/merancang karya musik dengan menggali beragam proses, teknik, prosedur, media, dan materi musik tradisional Nusantara


4.2
Menampilkan karya musik yang telah diaransir di kelas

Seni Tari

5.
Mengapresiasi karya seni tari
5.1
Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari tunggal  Nusantara sesuai konteks budaya masyarakat


5.2
Mendiskripsikan unsur estetis  tari tunggal Nusantara dari hasil pengamatan pertunjukan


5.3
Mengidentifikasi keunikan tari tunggal Nusantara dalam konteks budaya masyarakat

6.
Mengekspresikan diri melalui karya seni tari
6.1
Menyusun sinopsis kreasi bentuk tari tunggal berdasarkan  tari Nusantara.


6.2
Menampilkan kreasi bentuk tari tunggal berdasarkan tari Nusantara


Seni Teater

7.
Mengapresiasi karya seni teater
7.1
Mengidentifikasi makna, simbol/filosofi, serta peran teater tradisional dalam konteks kehidupan budaya masyarakat


7.2
Menunjukkan kualitas estetis teater tradisional Nusantara berdasarkan pengamatan terhadap pertunjukan


7.3
Menunjukkan pesan moral (kearifan lokal) teater tradisional Nusantara

8.
Mengekspresikan diri melalui karya  seni teater
8.1
Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara


8.2
Merancang karya seni teater kreatif  yang dikembangkan dari seni teater tradisional Nusantara


8.3
Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater













Kelas XI, Semester 2

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Seni Rupa (IPS, Bahasa)

9.
Mengapresiasi karya seni kriya
9.1
Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik  dalam karya seni kriya Mancanegara


9.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap  keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni kriya Mancanegara

10.
Mengekspresikan diri melalui karya seni kriya
10.1

Merancang karya seni kriya dengan memanfaatkan teknik dan corak di Mancanegara


10.1
Membuat karya seni kriya dengan memanfaatkan teknik dan corak di Mancanegara


10.2
Menyiapkan karya seni kriya buatan sendiri untuk pameran di kelas atau di sekolah


10.3
Menata karya seni kriya buatan sendiri dalam bentuk pameran di kelas atau di sekolah

Seni Rupa (IPA)

11.
Mengapresiasi karya seni rupa
11.1
Mengidentifikasi gagasan, teknik, dan bahan dalam karya seni rupa terapan Mancanegara


11.2
Menampilkan sikap apresiatif atas keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan Mancanegara

12.
Membuat karya seni rupa
12.1
Menggambar teknik/Proyeksi


12.2
Merancang karya seni dengan mempertimbangkan fungsi dan corak seni rupa terapan


12.3
Membuat karya seni dengan mempertimbangkan fungsi dan corak seni rupa terapan


12.4
Menyiapkan karya seni rupa hasil karya sendiri untuk pameran kelas atau sekolah


12.5
Menata karya seni rupa hasil karya sendiri dalam bentuk pameran kelas atau sekolah

Seni Musik

13.
Mengapresiasi karya seni musik
13.1
Mengidentifikasi makna dan peranan musik non tradisional  Nusantara dalam konteks kehidupan budaya masyarakat


13.2
Menunjukkan nilai-nilai dari pengalaman musikal yang terkandung pada musik non tradisional  Nusantara

14.
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
14.1
Mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir/merancang karya musik dengan menggali beragam proses, teknik, prosedur, media, dan materi musik  non tradisional Nusantara


14.2
Menyiapkan pertunjukan musik di kelas


14.3
Menggelar pertunjukan musik di kelas

Seni tari

15.
Mengapresiasi karya seni tari
15.1
Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari kelompok/ berpasangan Nusantara sesuai konteks budaya masyarakat



15.2
Mendeskripsikan unsur estetis  tari  kelompok/berpasangan Nusantara dari hasil pengamatan pertunjukan


15.3
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap keunikan tari kelompok/berpasangan Nusantara dalam konteks  budaya masyarakat

16.
Mengekspresikan diri melalui karya seni tari
16.1
Menyusun sinopsis kreasi tari kelompok/berpasangan berdasarkan  tari Nusantara


16.2
Mempertunjukkan karya seni tari kelompok/berpasangan kreasi sendiri dan kreasi orang lain di sekolah

Seni Teater

17.
Mengapresiasi karya seni teater
17.1
Mengidentifikasi makna, simbol/filosofi, serta peran teater  non tradisional dalam konteks kehidupan budaya masyarakat


17.2
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap kualitas estetis teater non tradisional Nusantara berdasarkan pengamatan terhadap pertunjukan


17.3
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) teater non tradisional  Nusantara

18.
Mengekspresikan diri melalui karya  seni teater
18.1
Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara


18.2
Merancang teater kreatif berdasarkan teater non tradisional Nusantara


18.3
Menerapkan prinsip kerjasama dalam berteater



18.4
Menyiapkan pertunjukan teater tradisional dan non tradisional yang telah dirancang


18.5
Menggelar pertunjukan teater tradisional dan non tradisional yang telah dirancang






Kelas XII, Semester 1

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Seni Rupa (IPS, Bahasa)

1.
Mengapresiasi karya seni rupa
1.1

Menjelaskan keunikan gagasan dan teknik  dalam karya seni rupa modern/kontemporer


1.2
Menjelaskan perkembangan seni rupa modern/kontemporer Mancanegara


1.3
Menampilkan sikap apresiatif terhadap  keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa modern/kontemporer

2.
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
2.1

Merancang karya seni rupa murni dan terapan yang dikembangkan dari beragam unsur seni rupa Nusantara


2.2

Membuat karya seni rupa murni dan terapan yang dikembangkan dari beragam unsur seni rupa Nusantara

Seni Rupa (IPA)

1.
Mengapresiasi karya seni rupa
1.1

Mengidentifikasi gagasan, teknik, dan bahan dalam karya seni rupa modern/kontemporer


1.2
Menjelaskan perkembangan seni rupa modern/kontemporer Mancanegara


1.3
Menampilkan sikap apresiatif atas keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa modern/kontemporer

2.
Membuat karya seni rupa
2.1
Menggambar teknik/ perspektif


2.2
Merancang karya seni rupa murni dan terapan yang dikembangkan dari beragam unsur seni rupa Nusantara



2.3
Membuat karya seni rupa murni dan terapan yang dikembangkan dari beragam unsur seni rupa Nusantara

Seni Musik

3.
Mengapresiasi karya seni musik
3.1
Mengidentifikasi makna dan peranan musik Nusantara dalam konteks kehidupan budaya masyarakat


3.2
Menunjukkan nilai-nilai dari pengalaman musikal hasil pengamatan terhadap pertunjukan karya musik Nusantara

4.
Mmengekspresikan diri melalui) karya seni musik

4.1
Mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir karya musik dengan menggali beragam proses, teknik, prosedur, media, dan materi musik Nusantara


4.2
Menampilkan karya musik yang telah diaransir
Seni Tari

5.
Mengapresiasi karya seni tari
5.1
Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari tunggal  kreasi nonetnik sesuai konteks budaya masyarakat daerah setempat


5.2
Mengidentifikasi jenis dan peran tari kelompok kreasi nonetnik dalam konteks kehidupan budaya masyarakat daerah setempat


5.3
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap keunikan tari tunggal kreasi nonetnik dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat

6.
Mengekspresikan diri melalui karya seni tari
6.1
Menyusun sinopsis kreasi tari tunggal non etnik


6.2
Menyusun sinopsis kreasi tari kelompok nonetnik


Seni Teater

7.
Mengapresiasi karya seni teater
7.1
Mengidentifikasi makna dan peranan pertunjukan teater tradisional mancanegara (Asia) dalam konteks kehidupan budaya masyarakat


7.2
Menunjukkan  sikap apresiatif  terhadap unsur estetis  teater tradisional mancanegara (Asia) berdasarkan pengamatan pertunjukan


7.3
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) teater tradisional Mancanegara (Asia)

8.
Mengekspresikan diri melalui karya seni teater
8.1
Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara


8.2
Merancang karya teater kreatif yang dikembangkan dari teater tradisional mancanegara (Asia)


8.3
Menerapkan prinsip kerjasama dalam berteater




Kelas XII, Semester 2

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Seni Rupa (IPS, Bahasa)

9.
Mengapresiasi karya seni rupa
9.1

9.2
Membandingkan seni rupa tradisional dengan seni rupa modern/kontemporer
Menjelaskan perkembangan seni rupa modern/kontemporer di Indonesia


9.3
Menampilkan sikap apresiatif terhadap  keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa modern/kontemporer di Indonesia

10.
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
10.1

Membuat karya seni rupa murni dan terapan yang dikembangkan dari beragam corak dan teknik seni rupa


10.2

Membuat karya seni rupa murni dan terapan yang dikembangkan dari beragam unsur seni rupa Nusantara


10.3
Menyiapkan karya seni rupa yang diciptakan untuk pameran sekolah atau luar sekolah


10.4
Menata karya seni rupa yang diciptakan dalam bentuk pameran sekolah atau luar sekolah

Seni Rupa (IPA)

9.
Mengapresiasi karya seni rupa
9.1

Membandingkan corak seni rupa tradisional dengan seni rupa modern/kontemporer


9.2
Menjelaskan perkembangan seni rupa modern/kontemporer di Indonesia


9.3
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa modern/kontemporer Indonesia dengan memperhatikan konteks kehidupan masyarakat


10.
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
10.1
Menggambar teknik/ perspektif lanjutan


10.2
Membuat karya seni rupa murni dan terapan yang dikembangkan dari beragam corak dan teknik seni rupa


10.3
Menyiapkan karya seni rupa yang telah diciptakan untuk pameran di sekolah atau luar sekolah


10.4
Menata karya seni rupa yang diciptakan dalam bentuk pameran sekolah atau luar sekolah

Seni Musik

11.
Mengapresiasi karya seni musik
11.1
Mengidentifikasi makna dan peranan musik tradisional Mancanegara dalam konteks kehidupan budaya masyarakat


11.2
Menunjukkan nilai-nilai dari pengalaman musikal hasil pengamatan terhadap pertunjukan karya musik tradisional Mancanegara (NonAsia)

12.
Mengekspresikan diri melalui karya seni  musik
12.1
Mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir karya musik dengan menggali beragam proses, teknik, prosedur, media, dan materi musik tradisional Mancanegara (NonAsia)


12.2
Menyiapkan pertunjukan musik tradisional, non tradisional atau  Mancanegara (NonAsia) di sekolah atau luar sekolah


12.3
Menampilkan pertunjukan musik tradisional, non tradisional atau  Mancanegara (NonAsia) di sekolah atau luar sekolah






Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Seni Tari

13.
Mengapresiasi karya seni tari
13.1
Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari tunggal  Mancanegara (NonAsia) sesuai konteks budaya masyarakatnya


13.2
Mengidentifikasi jenis dan peran tari kelompok Mancanegara (NonAsia) dalam konteks kehidupan budaya masyarakatnya


13.3
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap keunikan tari tunggal Mancanegara (NonAsia) dalam konteks budaya masyarakatnya

14.
Mengekspresikan diri melalui karya seni tari
14.1
Menyusun sinopsis kreasi tari tunggal dan kelompok


14.2
Menyiapkan pertunjukan  seni tari  kreasi  (tari tunggal dan kelompok) di sekolah


14.3
Mempertunjukkan seni tari  kreasi  (tari tunggal dan kelompok) di sekolah

Seni Teater

15.
Mengapresiasi karya seni teater
15.1
Mengidentifikasi makna dan peranan pertunjukan teater non tradisional mancanegara (NonAsia) dalam konteks kehidupan budaya masyarakat


15.2
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis  teater non tradisional Mancanegara (NonAsia) berdasarkan pengamatan pertunjukan


15.3
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) teater non tradisional Mancanegara (NonAsia)



16
Mengekspresikan diri melalui karya seni teater
16.1
Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara


16.2
Merancang karya teater kreatif yang dikembangkan dari teater non tradisional  Mancanegara (NonAsia)


16.3
Menerapkan prinsip kerjasama dalam berteater


16.4
Menyiapkan pertunjukan  teater kreatif  yang diciptakan sendiri


16.5
Menggelar pertunjukan  teater kreatif  yang diciptakan sendiri




E.  Arah Pengembangan

Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar